Kelahiran-Nya, Mengubahku

Para pemimpin gereja Indonesia, baik KWI dan PGI menyambut sukacita Natal 25 Desember 2022 dengan mengusung tema bersama, “Maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain” (Matius, 2:12). Rubrik katekese melalui media pewartaan ini sengaja mengangkat tema yang sama dengan paradigma baru, “Kelahiran-Nya Mengubahku”, sekaligus menjadi subtemanya. Natal memang membawa ‘paradigma’ baru, cara pandang baru, kiat dan niat baru, bahkan prestasi dan ‘kehidupan baru’ yang dialami setiap orang. Kisah-kisah kreatif dan inspiratif berikut kiranya membantu kita untuk mendengarkan ‘peringatan supaya jangan kembali kepada Herodes’… tetapi memilih ‘pulang ... melalui jalan lain’, kepada kehidupan yang di muliakan.

 “...Pulang melalui jalan lain...”, seakan menjadi semboyan bagi sosok sang pria yang tidak mau menyerah, tetapi kokoh menjalani hidupnya demi tanggungjawab kepada isteri dan anak-anaknya. Ia rajin mengayuh sepeda dengan gerobak kecil yang menempel di bagian depan atas sepeda. Gerobak yang berwarna putih, terdapat mesin jahit berwarna hitam. Sosok pria itu adalah Jeremy (bukan nama sebenarnya), sang penjahit keliling yang sudah puluhan tahun tinggal di Jakarta. Mengais rezeki di kota Jakarta sudah menjadi pilihannya, walau harus berjarak jauh dengan istri dan anaknya. Ia sangat bertanggungjawab untuk menafkahi keluarga kecilnya. "Waktu itu, saya memutuskan lebih baik merantau ke kota besar ini, pokoknya datang cari  uang yang penting halal," ucapnya.

 “…Pulang melalui jalan lain...” memberi kesan dan pesan istimewa juga kepada ibu Lady. “Saya tidak mau menyerah berjuang bersama anak-anak saya”, demikian tegas ibu yang sudah ditinggal sang suami yang tidak bertanggungjawab. Ibu Lady bekerja sebagai penjual makanan ringan yang diambil dari kios tetangganya di Tangerang di samping upayanya untuk menjual hasil olahannya sendiri. “Kami bersyukur selalu kepada Tuhan atas berkat-Nya kepada kami bertiga; semoga kedua anak saya ‘tidak kembali kepada Herodes’, alias tidak mengikuti jejak bapaknya yang sudah pergi meninggalkan kami.

 “... Pulang… melalui jalan lain...”, memberi pesan “Jangan menyerah” dalam hidup ini. Judul lagu grup D'Masiv yang menginspirasi setiap orang agar tiada pernah lelah hadapi tantangan hidup. Untuk inspirasi senada, film berjudul "Tania" identik dengan kisah perjuangan hidup yang tak kenal putus asa. Ya, Tania (Dinda Dianeersky), seorang gadis buta yang tidak pernah menyerah dalam meraih mimpi untuk melihat dunia bersama biolanya (Sumber: TribunJabar).

Atau, kisah inspiratif jangan menyerah, dan berani “...pulang... mengikuti jalan lain...”, seperti ditunjukkan oleh Luwiati seorang anak yatim dan buruh tani yang berhasil menjadi lulusan terbaik di kampusnya (Tribun, Manado). Ia pantang menyerah pada kondisi yang dihadapinya. Sebaliknya ia berani menunjukkan prestasi menggembirakan. Ia percaya bahwa tangan Tuhan tetap membimbing  nya, mata Tuhan tidak tertutup kepadanya, membenarkan kata-kata Kitab Suci, “Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong” (bdk. 2Taw. 6:20; Ayb. 34:21).

Akhirnya, perayaan Natal 25 Desember 2022 harus menjadi perayaan sukacita bagi keluarga kita masing-masing. Tuhan sudi berkenan lahir di tengah-tengah kita, bahkan dalam keluarga dan di hati kita masing-masing. Mari kita mencontohi kisah ‘orang-orang’ Majus dari Timur, berani ‘meninggalkan dunia kehidupannya’ dan berjalan mengikuti bintang yang menghantar perjalanan mereka sampai bertemu kanak-kanak Yesus; dan yang terpenting lagi, selalu berpegang pada ‘peringatan’ Tuhan, “supaya jangan kembali kepada Herodes… ”(Mat.2:12), melainkan membangun hidup baru, alias “... pulang ... melalui jalan lain ...”.

Selamat Natal 25 Desember 2022 & Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2023

 Penulis : Bruno Rumyaru - Tim Kontributor Kolom Katakese

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments