Sabtu, 9 Nopember 2019 Paguyuban Ibu-ibu Katolik lingkungan St. Gregorius, Paroki Cikarang, mengadakan Ziarah Rekreasi ke Taman Doa Regina Rosari di Cirebon dalam suasana kebersamaan dan keguyuban. Mengutip kata-kata dari Bunda Teresa “Perdamaian dimulai dari senyuman”, demikian juga kegiatan yang dilakukan. Sebelum dan sepanjang perjalanan, senyuman, tawa dan canda ria memenuhi perjalanan ziarek ini ke Cirebon berbaur menjadi satu. Acara di bis lebih meriah dengan adanya games dan pembagian Doorprize.
Setelah tiba ditempat, rombongan berkumpul di Gua Maria kemudian dilanjutkan jalan salib. Selama jalan salib, cuaca yang panas dan terik kota Cirebon tidak menghalangi kegiatan ini terus berjalan sampai dengan peristiwa ke -14. Kita perlu menemukan Tuhan, dan dia tidak dapat ditemukan dalam kebisingan dan kegelisahan. Tuhan adalah teman kesunyian. Kita perlu keheningan untuk dapat menyentuh jiwa.
Melalui peristiwa Jalan Salib ini atau Jalan Penderitaan merujuk pada penggambaran masa-masa terakhir (atau Penderitaan) Yesus, dan devosi yang memperingati Penderitaan tersebut kita dimampukan untuk memanggul salib pribadi masing-masing. Pengorbanan Yesus yang besar tidak hanya menjadi pendamaian bagi dosa-dosa manusia, namun juga menjadi kemenangan yang bisa menundukkan dan mengalahkan kematian, yang seharusnya menjadi nasib yang tak terelakkan bagi semua manusia yang lahir di bawah kutuk dosa.
Dosa membawa hukuman yang tidak terhindarkan, yaitu kematian. Pencipta kita adalah Pribadi yang adil sehingga Dia menuntut pembayaran hukuman atas dosa. Karena Allah penuh kasih dan pengampunan, sebagaimana Dia juga adil, Dia mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal untuk membayar hukuman atas dosa-dosa kita; menyadari bahwa kita akan binasa dalam kekekalan (Yoh 3:16). Setelah selesai Jalan Salib dan berdoa di Gua Maria Regina Rosari, rombongan kembali ke bis untuk melanjutkan perjalanan ke tempat makan siang. Setelah itu diadakan juga pemilihan pengurus yang baru. Tujuan diadakan ziarek salah satunya adalah merangkul kembali ibu-ibu pikat yang sebelumnya belum bergabung dalam paguyuban ini.
Meneladani dari kata – kata bijak Bunda Teresa :Hidup adalah sebuah peluang, manfaat dari itu.Hidup itu indah, kagumi saja.Hidup adalah mimpi, sadari.Hidup adalah tantangan, hadapilah.Hidup adalah tugas, selesaikan itu.Hidup adalah permainan, mainkan.Hidup adalah janji, penuhi.Hidup itu penderitaan, hadapilah.Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.Hidup ini perjuangan, terimalah.Hidup adalah sebuah tragedi, hadapi saja.Hidup adalah petualangan, beranikan dirimu.Hidup adalah keberuntungan, buatlah itu.Hidup ini terlalu berharga, jangan hancurkan.Hidup adalah hidup, berjuanglah untuk itu.
Perjalanan dilanjutkan kembali dengan pergi ke pusat oleh-oleh batik Cirebon “Trusmi”. Kembali lagi ke bis dengan tentengan yang banyak dan perasaan sukacita. Sampai ketemu lagi di Ziarek periode pengurus berikutnya, yang penuh canda tawa, sukacita. Tuhan memberkati perjalanan paguyuban ibu-ibu Katolik Gregorius agar terus maju dan terus berbagi dan berbuah bagi keluarga dan bagi sesama.
Liputan dan Foto : Derta (Pikat Gregorius)