Webinar tentang Purgatorium PDKK St. Maria

Apa itu Purgatorium? Sebagian besar dari kita mungkin sudah tahu dan sebagian lainnya belum. Untuk mengingatkan kembali yang sudah tahu dan untuk pencerahan bagi yang belum tahu, pada hari Sabtu, 30 Oktober 2021 PDKK Santa Maria yang dikoordinir oleh Ibu Yessi Hadi mengadakan Webinar tentang Purgatorium yang dibawakan oleh Romo Y. Istimoer Bayu Aji, Pr. dengan sangat baik, jelas dan gampang dimengerti.

 Sangat mengejutkan, PDKK hanya menargetkan dan memberi ruang bagi 100 peserta, ternyata antusiasme umat begitu besar dan peserta melebihi kapasitas, bahkan ketika Webinar sudah berjalan masih banyak yang mencoba masuk ruang Zoom.

Acara dibuka dengan salam oleh Ibu Yessi, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Romo Camellus Delelis da Cunha, Pr. sebagai moderator PDKK St. Maria. Beliau sangat senang, menyambut dan mendukung dengan gembira acara ini. Romo Camel berharap "dengan adanya pengajaran tentang Purgatorium, kita senantiasa diingatkan akan kesaksian kita sebagai orang-orang terpilih bahwa kehidupan tidak semata-mata hanya akan kehidupan dunia ini, tetapi akan kehidupan kekal kelak di surga".

 

Setelah itu terdengar lantunan lagu nan merdu mengalun dari ibu Siska Bonita lengkap dengan petikan gitarnya. Acara direncanakan berlangsung selama 2 jam tetapi panitia menambahkan waktu karena ketika tanya jawab melalui chat dibuka, karena banyak sekali pertanyaan yang masuk dan tentunya ingin semua pertanyaan mendapatkan jawaban.

Webinar berjalan dengan baik, tertib, dan tenang. Semua peserta mendengarkan dengan seksama pengajaran tentang Purgatorium yang dibawakan dengan sangat baik dan mudah dimengerti.

Ajaran iman katolik selalu berdasarkan Kitab Suci. Istilah Purgatorium secara eksplisit tidak ada di dalam Kitab Suci. Namun pemahaman Gereja akan Purgatorium dapat dibuktikan berlandaskan Kitab Suci dan ada dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK) 1031 : "Gereja menamakan penyucian para terpilih sangat berbeda dengan siksa para terkutuk, Purgatorium (api penyucian) ..."

Dalam Kitab Perjanjian Baru Yesus sendiri mengatakan bahwa ada pengampunan dalam dunia yang akan datang, Matius 12 : 32-36, bisa dikatakan bahwa setelah semua berakhir (kematian) ada dunia yang lain. Purgatorium atau api penyucian adalah suatu keadaan di mana orang yang telah meninggal jiwanya dimurnikan untuk akhirnya mendapatkan pengampunan dan dapat berbahagia di surga dalam hidup yang kekal bersama para Kudus.

Mengapa perlu dimurnikan dan mendapat pengampunan untuk bisa masuk surga ... karena orang yang telah meninggal bisa saja masih dalam keadaan berdosa ringan, atau dosa yang tidak mendatangkan maut atau dikenal dengan nama dosa Venial. Romo Bayu menamakan Purgatorium sebagai Surga yang Tertunda. Sudah pasti jiwa-jiwa yang berada di Purgatorium masuk surga tetapi butuh penyucian atau pengampunan.

Beliau mengatakan kalau bicara tentang Purgatorium sama dengan kita bicara penyucian di akhirat atau dengan bahasa lain adalah pengampunan setelah kematian. Secara lebih jelas dan gampang (JePang istilah beliau) bahwa ketika seseorang meninggal pada hembusan nafas terakhirnya, pada saat itu juga dia langsung memperoleh Pengadilan Pribadi, yaitu masuk surga atau neraka, Lukas 16 : 22-23.

Jiwa atau Rohnya yang diadili masuk surga atau neraka, nasibnya tetap bagi jiwa, tidak berubah (KGK 1021, KGK 1022), sementara raganya dikubur dan hancur/membusuk. Purgatorium berlangsung sampai akhir jaman. Pada saat akhir jaman akan ada Kebangkitan Badan dan Kehidupan Kekal (Syahadat Para Rasul).

Ketika akhir jaman tiba, ada pengadilan akhir yang pasti, masuk surga atau neraka, purgatorium tidak ada lagi, jiwa dan badan menyatu kembali dan ada kehidupan kekal di surga. Ada kehidupan kekal neraka bagi orang-orang yang melakukan dosa berat atau dosa mortal (pembunuhan, perzinahan ...) atau dosa yang mendatangkan maut. Untuk lebih jelasnya bisa lihat YouTube PDKK St. Maria dengan link: https://youtu.be/iaoUOADEY1A

Sebelum tanya jawab peserta dengan Romo, pengajaran diakhiri dengan menekankan pentingnya mendoakan para arwah yang jiwanya masih berada di Purgatorium. Setelah tanya jawab selesai ditutup doa dan berkat Tuhan dari Romo.

Liputan dan Foto : Theresia Tri Dyah Permanawati


Post Terkait

Comments