Penjala Manusia

Salam Teresa…!!

Saudara/i yang terkasih, hari ini kita memasuki Hari Minggu Biasa ke V. Melalui Sabda Tuhan kita semua diajak untuk menjawab kebutuhan karya pelayanan Tuhan di dunia ini. Gereja membutuhkan orang-orang yang dengan gagah berani mau menjadi pewarta kabar keselamatan Allah. Keberanian ini sangat cocok dengan apa yang diserukan Nabi Yesaya, “Ini aku, utuslah aku!” Di sini kita tahu bahwa Nabi Yesaya sadar akan dosa-dosa dan kelemahannya. Kesadaran itulah yang membuat keberanian Nabi Yesaya untuk menjawab panggilan-Nya.

Saudara/i, apa yang dialami oleh Nabi Yesaya juga dialami oleh Rasul Paulus. Rasul Paulus sadar bahwa dirinya adalah yang terkecil di antara para rasul. Tetapi karna rahmat Allah, ia menjadi pewarta kebangkitan di antara bangsa-bangsa non-Yahudi. Sebagai pewarta, Paulus mengemu- kakan inti sari iman yang diterimanya, yaitu misteri Paskah dan penampak- an-penampakan Kristus. Sekarangpun tugas Gereja tetap sama, yaitu me- wartakan kebangkitan Kristus dan kebangkitan kita.

Saudara/i, dari pewartaan Sabda Tuhan hari ini, apa yang bisa kita petik untuk kehidupan kita sebagai murid- murid Yesus? Satu pertanyaan untuk refleksi kita semua, apakah kita juga berani menjawab panggilan Tuhan seperti Nabi Yesaya dan Rasul Paulus? Melalui Perayaan Ekaristi yang selalu kita rayakan akan menumbuhkan keberanian dalam diri kita oleh karena cinta Tuhan yang nyata dalam Tubuh dan DarahNya. Tuhan Yesus menye- mangati Petrus dan teman-teman untuk bertolak ke tempat yang lebih dalam, “Duc in Altum”, dari pekerjaan nelayan menjala ikan menjadi penjala manusia. Untuk memiliki keberanian perutusan yang kuat, kita membutuhkan keyakinan bahwa Tuhan Yesus menyertai kita melalui Tubuh dan Darah-Nya yang telah dicurahkan bagi kita semua.

Saudara/i, marilah kita menjawab panggilan Tuhan melalui pekerjaan atau karya hidup kita ini dengan berani mengatakan, “ini aku, utuslah aku” serta meninggalkan segalanya demi Kristus, untuk menjadi penjala manusia.

Sumber: Rm. Antara, Pr

Sumber gambar: Dokumen Pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments