Sabtu, 24 September 2022, umat Paroki Cikarang turut menyaksikan pelantikan Misdinar (PAPS). Pelantikan menjadi satu kesatuan dengan ibadat Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Camellus Delelis Da Cunha, Pr.
Homili sore itu menceritakan tentang seorang raja dan ketiga jendral terbaiknya. Dalam kisahtersebut, ketiga jendral masing-masing merasa berjasa dan meninggikan diri sendiri untuk mendapatkan apresiasi (imbalan buah). Ironisnya salah satu prajurit yang merasa paling berjasa justru tidak mendapatkannya dan akhirnya bunuh diri. Hal tersebut membuat malu sehingga mereka menyusul bunuh diri. Akhir cerita, sang raja kehilangan orang-orang terbaiknya.
Kisah tersebut menjadi refleksi untuk perjalanan PAPS masa mendatang. Intinya dalam organisasi tidak boleh ada yang merasa paling hebat atau berjasa. Jika kita mengikuti organisasimaka harus bisa bekerja sama, hindarkan kondisi ada yang ditinggikan maupun direndahkan, serta suasana kekeluargaan harus dibangun. Organisasi akan berjalan dengan baik jika semua anggota solid. Berhasil atau gagalnya organisasi merupakan dari hasil kerja sama semua anggota. Tidak boleh ada yang dipersalahkan saat gagal atau sebaliknya dianggap/merasa paling berjasa.
Kami atas nama pengurus PAPS menyampaikan banyak terima kasih kepada para pengurus pendahulu, pendamping, pembina, dan terlebih orang tua yang telah mendukung putra/putrinya untuk bergabung dan belajar dalam melayani altar gereja.
Tidak lupa kami haturkan banyak terima kasih kepada seksi-seksi yang telah mendukung terlaksananya pelantikan ini, terlebih Rm. Camellus Delelis Da Cunha, Pr. yang telah mengukuhkan PAPS ini.
Liputan : Antonio Jethro & Stefania Putri
Gambar : Tim KomSos PC GIT