Misa Lingkungan St. Laurentius

Lingkungan Laurentius menyelenggarakan Misa Lingkungan secara online pada Selasa, 13 Juni 2021 pukul 19.00. Misa dipersembahkan oleh Rm. Antonius Suhardi Antara, Pr dibantu beberapa petugas Lingkungan, antara lain Ibu Mardiana Fransisca selaku komentator dan host, Bapak Dionysius Wahyu selaku pembaca bacaan pertama, Bapak Andreas Tri Muryono selaku pembaca mazmur, Bapak Moris Parninghotan Hutauruk selaku pembaca doa umat, Ibu Ellen selaku organis, Marcellinus Virgian Bagas Kandera selaku gitaris dan Rebecca Charlovel Tiusmarkasyones Purba selaku backing vocal. Misa diikuti oleh lebih kurang 35 keluarga.

Saat homili, Romo Aan menjelaskan makna Injil Mat 11:20-24. Pada hari itu, Yesus mengecam kota Korasim, Kapernaum dan Betsaida karena tidak mau bertobat dan mengikuti kehendak Yesus. Padahal ketiga kota itu merupakan kota Bangsa Yahudi dan banyak mukjizat telah dilakukan di sana. Semua itu tidak mendorong mereka untuk bertobat, karya Tuhan dianggap sepi bahkan kehadiran Yesus ditolak.

Perjumpaan dengan Yesus haruslah membuahkan pertobatan dan membuat kita menjadi lebih baik. Tanpa pertobatan, kita akan menghancurkan diri kita sendiri. Tanpa pertobatan dan perbuatan baik, baptisan dan doa-doa yang kita panjatkan menjadi tidak berguna.

Pada masa sekarang keluarga-keluarga dihadapkan dengan rasa takut dan kuatir, karena banyaknya berita kematian atau orang-orang yang terpapar COVID-19. Dalam situasi ini, semua aktifitas kita dibatasi. Kondisi ini menyadarkan kita akan keterbatasan kita, sekaligus kita diberi kesadaran untuk mengembangkan kemampuan bersosialisasi dengan keluarga, umat lingkungan dan masyarakat secara online.

Kita juga diberi kesempatan untuk semakin mengenal Yesus, iman Katolik dan orang-orang di sekitar kita. Kita diajak untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada orang-orang yang sedang terpapar COVID-19 atau sedang menjalani isolasi mandiri. Semua ini sebagai wujud pengembangan diri. Kita juga diajak bertobat sebagai jalan untuk menghancurkan kelemahan diri kita. Dengan demikian dari hari ke hari kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik .

Seusai Misa, Bapak Moris selaku perwakilan Lingkungan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Romo Aan yang sudah mempersembahkan Misa. Bapak Moris berharap melalui Misa Lingkungan, berkah melimpah tercurah bagi umat Lingkungan Laurentius. Tak lupa Bapak Moris juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Lingkungan Laurentius yang tidak dapat mengikuti Misa karena sedang bekerja.

Acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Pada kesempatan ini selain tanya jawab dengan umat, Romo Aan juga memberikan kuis kepada anak-anak dan keluarga di Lingkungan Laurentius. Bagi yang bisa menjawab pertanyaan akan mendapat hadiah.

Sebelum menutup acara, Romo Aan mengingatkan kembali agar umat Lingkungan Laurentius tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker bila keluar rumah dan sesampainya di rumah supaya mencuci tangan dulu baru menyentuh barang-barang. Sebagai dokumentasi, umat Lingkungan dan Romo Aan berfoto bersama dengan pose tangan membentuk hati. Keluarga yang paling menarik posenya, mendapat hadiah dari panitia. Dan pemenangnya adalah keluarga Bapak Eristianto Gatot dan Bapak Utoyo Bernardi.

Proficiat untuk Lingkungan Laurentius.

Liputan dan Foto : Maria Magdalena Inawati


Post Terkait

Comments