Ekaristi adalah Jalan Tol Menuju Surga

Saudara/i yang terkasih dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus, pada Minggu Biasa ke XVIII ini kita diajak ikut berperan serta aktif dalam mengikuti perayaan Ekaristi baik Harian maupun Mingguan. Dimana Yesus menegaskan kembali dalam Yoh 6:27 “Bekerjalah bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal”, yaitu dengan mengikuti Perayaan Ekaristi.

Saudara/i yang terkasih, dalam kehidupan ini sering kita lebih mengutamakan pekerjaan dan kegiatan lainnya, apalagi dalam situasi pandemi saat ini, perayaan Ekaristi yang dirayakan secara daring. Kita merasa seperti ada yang kurang, merasa tidak puas terhadap situasi yang terjadi.

Kita harus percaya Yesus tetap hadir dan mengatakan “Akulah Roti Hidup, barang siapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi”. Disini kita mengimani bahwa Yesus benar-benar memberikan Tubuh dan darah-Nya untuk keselamatan kita. Seperti tema kita pada hari ini EKARISTI ADALAH JALAN TOL MENUJU SURGA, hal inilah yang diungkapkan Beato Carlo Acutis. Kita tahu bahwa jalan tol mempercepat sampai kepada tujuan dan menghindari kemacetan.

Saudara/i yang terkasih, jika Ekaristi adalah jalan tol menuju Surga, maka kita hendaknya sebisa mungkin memberi waktu untuk mengikuti Perayaan Ekaristi seperti yang dikatakan oleh Beato Carlo Acutis. Mari kita memberikan waktu untuk Tuhan, mengajak keluarga, anak-anak untuk mencintai Ekaristi dan mengimani Yesus benar-benar hadir dalam perayaan Ekaristi. Menyambut bukan sebagai rutinitas tetapi untuk kekudusan hidup kita. Yesus yang kita santap akan menyerupai Dia, dengan begitu kita akan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dan mewujudkan nyatakannya dalam kehidupan sehari-hari dengan saling mengasihi.

Saudara/i yang terkasih, mari kita menanggapi sabda Tuhan hari ini : Akulah Roti hidup ... Mari kita memperlihatkan wajah Kristus ada dalam diri kita untuk menyucikan dan menyelamatkan hidup kita. Amin.

Penulis : Sr. Sisnawaty, SFMA

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments