Doa Yesus untuk Para Murid

Ibu, bapak, saudari, dan saudara terkasih dalam Kristus, pada minggu ini, kita memasuki Hari Minggu Paskah VII Tahun A. Bacaan Pertama mengisahkan bahwa setelah Yesus naik ke surga, para murid bersama beberapa perempuan, Bunda Maria dan saudara-saudara Yesus senantiasa berkumpul di rumah tempat mereka menumpang (Kis 1:12-14). Mereka tidak lagi bisa memandang Yesus secara fisik ataupun dalam pengalaman penampakan sesudah bangkit. Walaupun demikian, mereka sebagai keluarga selalu bertekun dalam doa bersama. Doa menyatukan mereka sebagai satu keluarga. Doa juga menyatukan mereka dengan Bapa di surga serta Tuhan yang telah bangkit. lnilah yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus dalam doa-Nya kepada para murid sebelum Ia bersengsara, seperti yang temuat dalam Bacaan Injil hari ini (Yoh 17:1-11a).

Bercermin dalam pengalaman para murid, tentunya Tuhan Yesus juga menghendaki kita untuk berkumpul sebagai satu saudara, satu keluarga, dan berdoa bersama. Sayangnya dalam pandemik saat ini, kita tidak bisa berkumpul bersama di gereja untuk berdoa dan merayakan Ekaristi. Namun, kita masih bisa mengikuti misa batin dan berdoa bersama dalam keluarga kita masing-masing. Semoga kerinduan berkumpul bersama dalam doa dan Ekaristi dalam masa pandemik ini dapat membangun kebiasaan baik hidup doa dalam satu keluarga. Harapannya, setelah pandemik ini berakhir, kita dapat selalu merayakan Ekaristi mingguan bersama di gereja dan tetap berdoa bersama di keluarga masing-masing, lingkungan serta gereja.

Dalam masa pandemik ini, marilah kita juga mencontoh Tuhan yang mendoakan para murid-Nya. Marilah kita tidak hanya berdoa untuk kepentingan diri sendiri, melainkan juga untuk kepentingan orang lain, terutama mereka yang sakit, yang meninggal, yang ditinggalkan, dan yang berjuang dalam pandemik ini.

Minggu Paskah VII juga merupakan Minggu Komunikasi Sedunia. Berkenaan dengan perayaan ini, Paus Fransiskus memberikan Pesan Hari Komunikasi Sedunia ke-54 dengan judul “Supaya engkau dapat menceritakan kepada anak dan cucumu” (Kel 10:2). Dalam pesan itu, Bapa Suci mengajak kita semua untuk memulai kebiasaan story telling kepada anggota keluarga mengenai Kitab Suci, kisah Santo-santa, Gereja, dan sebagainya. Dari kisah yang diceritakan itu, beliau mengharapkan kita untuk menemukan bagian kisah yang mengena dan bermakna, serta menghidupinya. Kemudian, kita bisa menceritakan kisah yang kita hidupi dan jalani kepada Tuhan, serta membawa kepada-Nya orang-orang dan situasi yang mengisi hidup kita. Semoga kebiasaan baik yang dibangun dalam doa, membaca Kitab Suci, dan merayakan misa batin bersama dalam keluarga dalam pandemik ini dapat menjadi kisah yang bisa kita ceritakan kepada Tuhan serta anak dan cucu kita. Selamat hari Minggu. Tetap sehat dan semangat. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Tidak lupa kami umat Katolik Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa ingin mengucapkan Selamat Idul Fitri 1441 Hijriah kepada segenap umat Muslim. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah memberi berkah kepada Anda semua.

Penulis : Rm. Vinsensius Rosihan Arifin, Pr.

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments