Aku Mengutus Engkau

Saudara dan saudari yang baik dan dikasihi Tuhan.

Pada minggu ini, kita merayakan Hari Raya Pentakosta, turunnya Roh Kudus atas para rasul.  Selama Masa Paskah, kita telah mendengarkan sabda Tuhan mengenai peran Roh Kudus yang menghibur, mendorong, menolong dan meneguhkan para murid. Bacaan-bacaan Kitab Suci minggu ini mengingatkan tentang buah penyertaan Roh Kudus: kita diutus untuk membagikan kasih dan damai sejahtera di tengah dunia.

Dalam Kisah Para Rasul, St. Lukas mengisahkan peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul dalam bentuk lidah-lidah api. Peristiwa ini merupakan pemenuhan janji Yesus bahwa Roh-Nya akan menyertai para murid selama-lamanya (Yoh 14:15). Berkat Roh Kudus, para rasul dapat mewartakan perbuatan-perbuatan besar Allah kepada berbagai bangsa (Kis 2:11).

Kepada jemaat di Korintus, St. Paulus mengingatkan bahwa pewartaan tentang Tuhan Yesus merupakan karunia Roh Kudus (1 Kor 12:3). Roh Kudus memberikan berbagai karunia kepada setiap orang demi kebaikan Gereja, bukan untuk mencari perhatian maupun memamerkan diri. Keterlibatan kita dalam pewartaan dan pelayanan tidak semata-mata didasarkan usaha pribadi tetapi juga karunia Roh Kudus.

Bacaan Injil pada hari ini mengisahkan Yesus yang bangkit mengaruniakan Roh Kudus kepada para murid-Nya. Peristiwa ini mempersiapkan para murid akan kepenuhan janji Yesus pada Hari Pentakosta. Yesus tidak hanya memberikan Roh-Nya kepada para murid, tetapi juga memberikan perutusan, “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu... Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni ...”. Perutusan bagi para murid-Nya adalah membagikan kasih dan pengampunan di tengah dunia.

Berkat Sakramen Baptis dan Sakramen Penguatan, kita telah menerima Roh Kudus yang menyertai perjalanan hidup kita. Lalu, kita pun diutus untuk membagikan kasih dan damai sejahtera mulai dari keluarga, teman sekolah maupun pekerjaan, Gereja, dan masyarakat. Inilah buah Roh Kudus yang memungkinkan kita berbicara tentang perbuatan-perbuatan besar Allah.

Di tengah masa pandemi ini, tindakan kasih itu terwujud dalam bela rasa dan kepatuhan dalam mengikuti arahan pemerintah. Semoga kita sabar menantikan situasi yang lebih baik dan tidak tergoda untuk menimbulkan perpecahan maupun harapan palsu.

Selamat hari Minggu dan tetaplah menjaga kesehatan Anda serta keluarga. Tuhan memberkati.

Penulis : Fr. Carolus Budhi Prasetyo

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments